Kamis, 15 April 2010
PERTEMUAN 3"skema-dasar-sistem-komputer"
Adalah komponen fisik computer yang terdiri dari rangkaian elektronika dan peralatan mekanis lainnya.Pada abtraksi tingkat atas terdiri dari 4 komponen,yaitu :
1 . Pemroses (Processor)
2 . Memori utama (Main memory)
3 . Perangkat masukan dan keluaran (device I/O)
4 . Interkoneksi antar komponen (user interface,device controller)
Sumber daya perangkat keras (Hardwere) terdiri atas :
A . Pemroses
Komponen computer yang bertugas untuk mengolah data dan melaksanakan berbagai perintah.
Pemroses terdir idari :
- Bagian ALU (Aritmatic logic unit) untuk komputasi,berupa operasi-operasi aritmatika dan logika.
- Bagian CU (control unit) untuk pengendalian operasi yang dilaksanakan system computer.
Register-register,membantu pelaksanaan operasi dan sebagai tempat operan-operan dari operasi yang dilakukan.Register tersebut :
- Register yang terlihat pemakai.
- Register untuk kendali dan status.
- Register untuk alamat dan buffer.
- Register untuk registrasi eksekusi intruksi.
- Register untuk informasi status.
B . Memori
Memori berfungsi sebagai tempat penyimpanan data dan program.
Terdapat beberapa tipe memori :
Ø Register
Ø Memory case (Chase Memory)
Ø Memori kerja (Main Memory)
Ø Disk magnetic (magnetic Disk)
Ø Disk optic (Optical Disk)
Ø Tape magnetic (Magnetic Tape)
Menurut urutan dari atas kebawah dapat diukur hirarki dalam hal :
1 . Kecepatan akses
2 . Hubungan kapasitas
3 . Hubungan frekuensi pengaksesan
4 . Hubungan harga
Setiap kali pmroses melakukan eksekusi adanya lalulintas data dengan memori utama, maka diimplementasikan adanya knsep Chace memory , menangguolangi kelambatan proses.Juga dengan memori utama dengan peralatan masukan/keluaran saling berhubungan, maka diimplementasikan adanya konsep penampung sementara yang akan dikirim ke perangkat masukan/keluaran berupa Buffering.
C . Perangkat Masukan/Keluaran
Perangkat masukan/keluaran terdiri 2 bagian, yaitu :
1 . Komponen mekanik adalah perangkat itu sendiri
2 . Komponen elektronik yaitu pengendali perangkat berupa chip controller.
Pengendalian perangkat (Device Adater)
Terdapat 2 macam pengendali alat :
1 . Penggerak alat (Device controller)
2 . Pekerja alat (Device driver)
Sruktur I/O
1 . I/O Interrupt à I/O Device kecepatan rendah
2 . Strktu DMA à I/O Device kecepatan tinggi. DMA dibagi menjadi : Thired Party DMA dan First Party DMA
D . Interkoneksi antar komponen
Interkoneksi antar komponen disebut galur/jalur (bus) yang terdapat mainboard, bus terdiri dari 3 macam :
1 . Bus alamat (address bus)
2 . Bus data (data bus)
3 . Bus kendali (control bus)
Mekanisme pembacaan :
Untuk membaca data suatu alokasi memori, CPU mengirim alamat memori yang dikehendaki melalui bus alamat kemudian mengirim sinyal memory read pada bus kendali.Sinyal memory read memerintah kan kepada perangkat memori untuk mengeluarkan data pada lokasi tersebut ke bus data agar di baca CPU.
Interkoneksi anatar komponen membentuk jenis koneksitas yang popular antara lain ISA,VESA,PCI,AGP.
Tingkatan konsep computer
Terdiri dari :
a . Tingkat konsep elektronika
Bentuk computer terdiri atas sejumlah rangkaian komponen elektronika ditambah dengan komponen mekanika, magnetika dan optika.
b . Tingkat konsep rangkaian saklar
Sudah dapat terlihat rangkaian elektronika yang sesungguhnya, yang membentuk banyak saklar yang tersusun secara pararel dan membentuk sekelompok saklar (terhubung dan terputus).
c . Tingkat konsep transfer register
Berbagai kelompok saklar di dalam computer membentuk sejumlah register (Logika,aritmatika,akumulator,indeks,address register dll)
d . Tingkat konsep arsitektur
Sejumlah register tersusun dalam suatu arsitektur tertentu.Prosesor,memori dan stuan komponen lainnya terhubung melalui galur (bus) penghubung.
e . Tingkat konsep diagram blok
Arsitektur computer atau system computer dapat dipetak-petakkan ke dalam sejumlah blok (masukan,blok satuan,prosesor pusat,dll)
~ Kerja komputer
Kerja computer pada tingkat konsep antara lain :
# Tingkat konsep diagram blok, berlangsung sebagai lalulintas informasi didalam dan diantara blok pada system computer
# Tingkat transfer register, kerja computer berlang sung melalui pemindahan rincian informasi di antara register.
# Tingkat konsep saklar, kerja computer berlangsung dalam bentuk terputus dan terhubungnya berbagai saklar elektronika di dalam system computer.
~ Kerja kompyter pada rekaman
# Sekelompok satuan data direkam ke dalam alat perekam dalam bentuk berkas data.
# Tataolah direkam ke dalam alat perekam dan membentuk berkas tataolah.
B . PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)
* Merupakan komponen non fisik berupa kumpulan programbesrta sruktur datanya.
* Program adalah sekumpulan instruksi yang disusun sedemikian rupa untuk dapat menyelesaikan
masalah-masalah tertentu sesuai dengan kebutuhan.
Siklus Instruksi
Untuk memproses instruksi dilakukan melalui 2 tahap :
a . Mengambil instruksi (instruction fetch)
b . Mengeksekusi instruksi (instruction execution)
Interrupt à suatu signal dari peralatan luar penyabab,interrupt adalah program (Division By Zero) dan Timer (Quantum pada Round Robin)
Trap àSoftware Generated Interrupt yang disebabkan oleh kesalahan atau karena permintaan user.
Pertemuan4 " WAKTU AKSES DISK"
MANAGER SUMBER DAYA
Fungsi Sistem Operasi adalah mengefisiensikan
penggunakan sistem komputer, memudahkan
penggunaan sistem komputer dengan penampilan yang
optimal.
CATATAN:
Yang dimaksud dengan Sistem Komputer adalah:
sekumpulan sumber daya untuk memindahkan, menyimpan dan
memroses data, serta untuk mengendalikan fungsi-fungsi tersebut.
Sumber daya utama sistem komputer adalah: memory, processor,peralatan I/O dan File Sistem.
Tugas Sistem Operasi sebagai manajer sumber daya
adalah: pengarahan dan pengendalian semua proses yang
ada di dalam sistem komputer, yaitu program-program
yang sedang berjalan (RUN) dengan cara:
1. Mengawasi status semua sumber daya yang dimiliki
pada setiap saat.
2. Menegakkan kebijakan penjadwalan sesuai dengan
aturan-aturan tertentu.
3. Membagi sumber daya yang telah dialokasikan bila
telah tiba pada saatnya sesuai dengan ketentuan.
4. Menerima atau menarik kembali sumber daya bila
telah selesai dipakai atau tidak dimanfaatkan kembali.
Pengaturan Pemakaian Sumber Daya
O/S mengatur pemakaian sumber daya sistem komputer
dengan cara:
1. Pengaturan Memori
Mengawasi bagian-bagian memori, lokasinya,
statusnya, besarnya, bila terpakai siapa
pemakainya.
Menetapkan kebijaksanaan alokasi
Siapa yang berhak mendapatkan bagian memory
beserta lokasinya
Memperbaharui informasi tentang status bagian memori
2. Pengaturan Prosesor
Mengawasi status prosesor
Menentukan proses yang mana dari beberapa
proses yang sedang menanti atau menggunakan
prosesor
Menyerahkan penggunaan prosesor dengan cara
mengisi register-register yang perlu di isi.
Menarik kembali pemakaian prosesor bila sudah tidak dipergunakan.
3. Pengaturan peralatan I/O
Mengawasi status peralatan I/O beserta
kelengkapannya (channel)
Mengatur cara dan jadwal pemakaian peralatan I/O
Menyerahkan pemakaian peralatan I/O
Menerima kembali peralatan I/O bila sudah tidak dipergunakan
4. Pengaturan informasi (system file)
Mengawasi berbagai informasi, yaitu mengenal
statusnya, lokasi, penggunaanya dan sekuritinya
Menetapkan proses-proses yang boleh
mendapatkan informasi tertentu
Melepaskan atau memberikan informasi ,
umpamanya dengan cara membuka suatu file
tertentu
Menarik kembali dan menyimpan informasi
2. O/S DITILIK DARI SUDUT TAHAPAN
PROSES
Operating system terdiri dari himpunan program atau
modul O/S untuk mengatur penggunaan sumber daya.
Terdapat 6 Tahapan, yaitu:
1. Submit state
2. Hold state
3. Ready state
4. Running State
5. Waiting state
6. Completed state
1. Submit state, tahap di mana pemakai system
menyerahkan jobnya dengan cara :
Mempertimbangkan kriteria-kriteria pemilihan
(prioritas, macam dan besarnya job dll.)
Job Scheduler, yang merupakan bagian pengatur
prosesor, memanggil pengatur memori untuk
melihat apakah cukup tersedia memory yang masih
kosong
Kemudian dipanggil pengatur peralatan I/O untuk
melihat apakah permintaan terhadap peralatan yang
diminta dapat dipenuhi
2. Hold state, tahap dimana job telah selesai dibentuk
menjadi bentuk yang telah siap untuk diolah oleh mesin
komputer (kode-kode binary) tetapi belum ada sumber
daya yang diberikan kepada job kecuali tempat dimana
job tersebut berada.
3. Ready state, tahap di mana proses telah siap untuk run
karena semua sumber daya yang diperlukan telah
dipenuhi, akan tetapi karena masih ada proses lain
yang belum selesai menggunakan prosesor maka harus antri sampai tiba pada gilirannya.
4. Running State, tahap di mana prosesor telah diberikan
dan sekarang prosesor mulai dengan pengerjaan
instruksi-instruksi yang terbentuk dari program tersebut.
5. Waiting state, tahap dimana proses menunggu
selesainya operasi I/O
6. Completed state, tahap di mana proses telah selesai
dengan perhitungan-perhitungannya dan semua
resource yang telah dipergunakan telah ditarik kembali oleh O/S.
3. SISTEMKOMPUTER DALAM BERAGAM
SUDUT PANDANG
Pandangan ke sistem komputer dapat dikelompokkan
menjadi tiga bagian, yaitu :
1. Pemakai, terdiri dari pemakai awam (end user) dan
administrator sistem.
Pemakai awam menggunakan aplikasi tertentu, tidak
berkepentingan dengan arsitektur komputer. Pemakai
awam sebatas menggunakan command language dan GUI (Graphical User Interface) base shell.
2. Pemogram
Pemogram dapat mengendalikan sistem komputer
melalui beragam level, yaitu :
mempergunakan untuk membantu penciptaan
program
mempergunakan fasilitas sistem melalui antarmuka
layanan (service interface)
Mempergunakan panggilan sistem (System call)
3. Perancang Sistem Operasi
Perancang sistem operasi bertugas mendandani
perangkat keras agar tampil indah, mudah dan nyaman
bagi pemogram dan user. Sehingga sistem operasi
yang dirancang berfungsi secara benar dan efesien.
4. STRUKTUR DASAR SISTEMOPERASI
Terdapat lima struktur dasar yang digunakan untuk
membuat/mengembangkan Sistem Operasi, yaitu:
1. Sistem Monolitik
2. Sistem Berlapis
3. Sistem dengan Mesin Maya
4. Sistem dengan Client-Server
5. Sistem berorientasi Objek
4.1 Sistem Monolitik
Sistem Operasi sebagai kumpulan prosedur dimana
prosedur dapat saling dipanggil oleh prosedur lain di sistem
bila diperlukan.
Kelemahan
Pengujian dan penghilangan kesalahan sulit
Sulit menyediakan fasilitas keamanan
Terjadi pemborosan
Kesalahan pemrograman pada satu bagian prosedur
menyebabkan matinya seluruh sistem.
Keunggulan
Layanan dapat dilakukan sangat cepat karena terdapat di satu ruang alamat.
4.2 Sistem Berlapis
Sistem operasi dibentuk secara hirarki berdasarkan lapisanlapisan,
dimana lapisan-lapisan bawah memberi layanan
lapisan lebih atas.
Keunggulan
Sistem dibagi menjadi beberapa modul dan tiap modul
dirancang secara independen.
Setiap lapisan dapat dirancang, dikode dan diuji secara
mandiri
Menyederhanakan rancangan, spesifikasi dan
implementasi sistem operasi
Kelemahan
Fungsi-fungsi sistem operasi harus diberikan ke tiap lapisan secara hati-hati.
4.3 Sistem dengan Mesin Maya
Sistem operasi melakukan simulasi mesin maya.
Memberikan flesibilitas tinggi sampai memungkinkan
sistem operasi yang berbeda dapat dijalankan di mesin
yang berbeda.
Implementasi yang efisien merupakan masalah sulit karena sistem menjadi besar dan kompleks.
4.4 Sistem dengan Client - Server
Server adalah proses yang menyediakan layanan, dan Client
adalah proses ayng memerlukan/meminta layanan.
Keunggulan
Pengembangan dapat dilakukan secara modular.
Kesalahan (bugs) di satu subsistem tidak merusak
subsistem-subsistem lainnya.
Mudah diadaptasi untuk sistem tersebar.
Kelemahan
Layanan dilakukan lamat karena harus melalui
pertukaran pesan.
Pertukaran pesan dapat menajdi botleneck.
4.5 Sistem Berorientasi Objek
Layanan diimplementasikan sebagai kumpulan objek.
Tiap objek diberi tipe yang menandai properti objek
seperti proses, direktori, berkas dll.
Model ini sungguh terstruktur dan memisahkan antara
layanan yang disediakan dan implementasinya.
Minggu, 19 April 2009
fungsi manajemen
Pages
Kategori
- 0. EDITORIAL HRM (1)
- 1. ARTIKEL/KOLOM (44)
- 2. KOLOM CAK SUN (6)
- 3. SERTIFIKASI HRM (1)
- 3.1. Core Knowledge (1)
- 3.2. Strategic MS (3)
- 3.3. Employee MS (1)
- 3.4. HRD MS (2)
- 3.5. ComBen MS (2)
- 3.6. Industrial Relation (1)
- 3.7. Leadership (1)
- 4. PROYEK HRM (1)
- 5. EVENT HRM (3)
- 5.1. Narasumber (1)
- 6. PENGGUNA JASA HRM (1)
- 7. BUKU HRM (3)
- 8. DOWNLOAD FILE HRM (3)
- Tidak Berkategori (2)
Arsip
Fungsi Manajemen
Kata Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.
Fungsi Manajemen
Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi empat, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian.
Perencanaan adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.
Fungsi kedua adalah pengorganisasian atau organizing. Pengorganisasian dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
Pengarahan atau directing adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha-usaha organisasi. Jadi actuating artinya adalah menggerakkan orang-orang agar mau bekerja dengan sendirinya atau penuh kesadaran secara bersama-sama untuk mencapai tujuan yang dikehendaki secara efektif. Dalam hal ini yang dibutuhkan adalah kepemimpinan (leadership).
Pengevaluasian atau evaluating dalah proses pengawasan dan pengendalian performa perusahaan untuk memastikan bahwa jalannya perusahaan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Seorang manajer dituntut untuk menemukan masalah yang ada dalam operasional perusahaan, kemudian memecahkannya sebelum masalah itu menjadi semakin besar.
Tingkatan Manajer
Pada organisasi berstruktur tradisional, manajer sering dikelompokan menjadi manajer puncak, manajer tingkat menengah, dan manajer lini pertama (biasanya digambarkan dengan bentuk piramida, di mana jumlah karyawan lebih besar di bagian bawah daripada di puncak). manejemen lini pertama (first-line management), dikenal pula dengan istilah manajemen operasional, merupakan manajemen tingkatan paling rendah yang bertugas memimpin dan mengawasi karyawan non-manajerial yang terlibat dalam proses produksi. Mereka sering disebut penyelia (supervisor), manajer shift, manajer area, manajer kantor, manajer departemen, atau bahkan mandor (foreman). Satu tingkat di atasnya adalah middle management atau manajemen tingkat menengah. Manajer menengah mencakup semua manajemen yang berada di antara manajer lini pertama dan manajemen puncak dan bertugas sebagai penghubung antara keduanya. Jabatan yang termasuk manajer menengah di antaranya kepala bagian, pemimpin proyek, manajer pabrik, atau manajer divisi. Di bagian puncak pimpinan organisasi terdapat manajemen puncak yang sering disebut dengan executive officer atau top management. Bertugas merencanakan kegiatan dan strategi perusahaan secara umum dan mengarahkan jalannya perusahaan. Contoh top manajemen adalah CEO (chief executive officer) dan CFO (chief financial officer)
Meskipun demikian, tidak semua organisasi dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan menggunakan bentuk piramida tradisional ini. Misalnya pada organisasi yang lebih fleksibel dan sederhana, dengan pekerjaan yang dilakukan oleh tim karyawan yang selalu berubah, berpindah dari satu proyek ke proyek lainnya sesuai dengan dengan permintaan pekerjaan.
Peran Manajer
Henry Mintzberg, seorang ahli riset ilmu manajemen, mengemukakan bahwa ada sepuluh peran yang dimainkan oleh manajer di tempat kerjanya. Ia kemudian mengelompokan kesepuluh peran itu ke dalam tiga kelompok, yaitu peran antarpribadi, peran informasional, dan peran pengambilan keputusan. Peran antarpribadi adalah peran yang melibatkan orang dan kewajiban lain, yang bersifat seremonial dan simbolis. Tiga peran antarpribadi itu meliputi peran sebagai figur untuk anak buah, pemimpin, dan penghubung. Peran informasional meliputi peran manajer sebagai pemantau dan penyebar informasi, serta peran sebagai juru bicara. Peran ketiga yaitu peran pengambil keputusan. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah peran sebagai seorang wirausahawan, pemecah masalah, pembagi sumber daya, dan perunding. Mintzberg kemudian menyimpulkan bahwa secara garis besar, aktivitas yang dilakukan oleh manajer adalah berinteraksi dengan orang lain.
Ketrampilan Manajer
Robert L. Katz pada tahun 1970-an mengemukakan bahwa setiap manajer membutuhkan minimal tiga keterampilan dasar. Keterampilan pertama adalah keterampilan konseptual (conceptional skill). Manajer tingkat atas (top manager) harus memiliki keterampilan untuk membuat konsep, ide, dan gagasan demi kemajuan organisasi. Gagasan atau ide serta konsep tersebut kemudian haruslah dijabarkan menjadi suatu rencana kegiatan untuk mewujudkan gagasan atau konsepnya itu. Proses penjabaran ide menjadi suatu rencana kerja yang kongkret itu biasanya disebut sebagai proses perencanaan atau planning. Oleh karena itu, keterampilan konsepsional juga meruipakan keterampilan untuk membuat rencana kerja. Selain kemampuan konsepsional, manajer juga perlu dilengkapi dengan keterampilan berkomunikasi atau keterampilan berhubungan dengan orang lain, yang disebut juga keterampilan kemanusiaan (humanity skill). Komunikasi yang persuasif harus selalu diciptakan oleh manajer terhadap bawahan yang dipimpinnya. Dengan komunikasi yang persuasif, bersahabat, dan kebapakan akan membuat karyawan merasa dihargai dan kemudian mereka akan bersikap terbuka kepada atasan. Keterampilan berkomunikasi diperlukan, baik pada tingkatan manajemen atas, menengah, maupun bawah. Keterampilan ketiga adalah keterampilan teknis yang pada umumnya merupakan bekal bagi manajer pada tingkat yang lebih rendah. Keterampilan teknis ini merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu, misalnya menggunakan program komputer, memperbaiki mesin, membuat kursi, akuntansi dan lain-lain.
Selain tiga keterampilan dasar di atas, Ricky W. Griffin dalam bukunya Business 8th Edition menambahkan dua keterampilan dasar yang perlu dimiliki manajer, yaitu keterampilan manajemen waktu dan keterampilan membuat keputusan.
Kemampuan manajemen waktu merujuk pada kemampuan seorang manajer untuk menggunakan waktu yang dimilikinya secara bijaksana. Griffin mengajukan contoh kasus Lew Frankfort dari Coach. Pada tahun 2004, sebagai manajer, Frankfort digaji $2.000.000 per tahun. Jika diasumsikan bahwa ia bekerja selama 50 jam per minggu dengan waktu cuti 2 minggu, maka gaji Frankfort setiap jamnya adalah $800 per jam—sekitar $13 per menit. Dari sana dapat kita lihat bahwa setiap menit yang terbuang akan sangat merugikan perusahaan. Kebanyakan manajer, tentu saja, memiliki gaji yang jauh lebih kecil dari Frankfort. Namun demikian, waktu yang mereka miliki tetap merupakan aset berharga, dan menyianyiakannya berarti membuang-buang uang dan mengurangi produktivitas perusahaan.
Keterapilan kedua, yaitu keterampilan membuat keputusan, adalah kemampuan untuk mendefinisikan masalah dan menentukan cara terbaik dalam memecahkannya. Kemampuan membuat keputusan adalah yang paling utama bagi seorang manajer, terutama bagi kelompok manajer atas (top manager). Griffin mengajukan tiga langkah dalam pembuatan keputusan. Pertama, seorang manajer harus mendefinisikan masalah dan mencari berbagai alternatif yang dapat diambil untuk menyelesaikannya. Kedua, manajer harus mengevaluasi setiap alternatif yang ada dan memilih sebuah alternatif yang dianggap paling baik. Dan terakhir, manajer harus mengimplementasikan alternatif yang telah ia pilih serta mengawasi dan mengevaluasinya agar tetap berada di jalur yang benar. (Griffin:2006)
Sarana Manajemen
Untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan diperlukan alat-alat sarana (tools). Tools merupakan syarat suatu usaha untuk mencapai hasil yang ditetapkan. Tools tersebut dikenal dengan 6M, yaitu men, money, materials, machines, method, dan markets.
Man merujuk pada sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi. Dalam manajemen, faktor manusia adalah yang paling menentukan. Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja, sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja. Oleh karena itu, manajemen timbul karena adanya orang-orang yang berkerja sama untuk mencapai tujuan.
Money atau Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan. Oleh karena itu uang merupakan alat (tools) yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja, alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi.
Material terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik, selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana. Sebab materi dan manusia tidaki dapat dipisahkan, tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki.
Machine atau Mesin digunakan untuk memberi kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efesiensi kerja.
Metode adalah suatu tata cara kerja yang memperlancar jalannya pekerjaan manajer. Sebuah metode daat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja suatu tugas dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan kepada sasaran, fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu, serta uang dan kegiatan usaha. Perlu diingat meskipun metode baik, sedangkan orang yang melaksanakannya tidak mengerti atau tidak mempunyai pengalaman maka hasilnya tidak akan memuaskan. Dengan demikian, peranan utama dalam manajemen tetap manusianya sendiri.
Market atau pasar adalah tempat di mana organisasi menyebarluaskan (memasarkan) produknya. Memasarkan produk sudah barang tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak laku, maka proses produksi barang akan berhenti. Artinya, proses kerja tidak akan berlangsung. Oleh sebab itu, penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen.
Prinsip Manajemen
Prinsip-prinsip dalam manajemen bersifat lentur dalam arti bahwa perlu di pertimbangkan sesuai dengan kondisi-kondisi khusus dan situasi-situasi yang berubah. Menurut Henry Fayol, seorang pencetus teori manajemen yang berasal dari Perancis, prinsip-prinsip umum manajemen ini terdiri dari:
- Pembagian kerja (Division of work)
- Wewenang dan tanggung jawab (Authority and responsibility)
- Disiplin (Discipline)
- Kesatuan perintah (Unity of command)
- Kesatuan pengarahan (Unity of direction)
- Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri
- Penggajian pegawai
- Pemusatan (Centralization)
- Hirarki (tingkatan)
- Ketertiban (Order)
- Keadilan dan kejujuran
- Stabilitas kondisi karyawan
- Prakarsa (Inisiative)
- Semangat kesatuan, semangat korps
Etika Manajerial
Etika manajerial adalah standar prilaku yang memandu manajer dalam pekerjaan mereka.
Ada tiga kategori klasifikasi menurut Ricky W. Griffin dalam bukunya yang berjudul Business
- Perilaku terhadap karyawan
- Perilaku terhadap organisasi
- Perilaku terhadap agen ekonomi
Sabtu, 27 Desember 2008
cara-penginstalan-linux
Sebagai catatan harddisk yang digunakan adalah 10Gb (belum di partisi) memory 256MB, Prosesor Intel P4 2.4GHz dan proses penginstallasian ini menggunakan VMware Workstation
Sebelum meng-install Ubuntu pada BIOS harus di set Boot Device Priority-nya dulu, dalam menginstall Ubuntu Boot Device Priority harus di arahkan ke CDROM. Untuk masuk ke BIOS tiap Motherboard mempunyai standart sendiri. Namun sebagian besar tinggal menekan tombol delete atau F2. Ketika membooting pertama kali tekan F2 atau del untuk masuk BIOS, anda harus menekan nya dengan cepat, sebab bila tidak komputer akan masuk ke OS di hardisk. Apabila anda “lebih cepat” dari loading komputer anda maka tampilanya akan muncul sebagai berikut:
Kemudian simpan konfigurasinya dan Kemudian reboot ulang
Setelah di restart, maka akan muncul tampilan layar sebagai berikut (apabila komputer di booting via cdrom)
Pilih Start or Install Ubuntu, tunggu hingga muncul layer
Di LiveCd kita dapat menjajal kemampuan Ubuntu tanpa harus menginstall ke harddisk, pada saat ini anda dapat menulis dokumen, berinternetan, layaknya anada sudah menginstall ke Harddisk. Dan perlu diingat bahwasanya ini hanya bersifat readonly yang berarti semua dokumen yang di simpan di /home hanya lah sementara dan akan hilang jika di reboot. Kita asumsikan anda mempunyai hardisk baru 10 GB belum di partisi dan akan di install Ubuntu.
Langkah selanjutnya kita harus mempartisi harddisk dulu, klik System>Administration>Gnome Partition Editor
Karena kita akan membuat partisi baru maka klik kanan di area hitam muda hingga muncul seperti gambar diatas
Kilk create, kemudian tunggu
Klik kanan di area hitam muda lagi hingga muncul gambar diatas. Dan jangan lupa kita harus menentukan berapa mesar partisi yang digunakan. Di sini saya mempunyai harddisk 10 GB dengan di partisi 2 yaitu 8,7 GB untuk ext3 dan sisanya untuk swap. Kilk add bila kita sudah mengkonfigurasinya
Setelah kita mengeklik add maka akan muncul warna biru pada areal hitam muda, pada gambar di atas masih terdapat area hitam muda hal ini di karenakan masih adanya ruang sisa. Untuk itu maka kilk kanan lagi pilh new
areal yang kosong tadi akan digunakan sebagi partisi swap, kemudian klik add, (linux minimal membutuhkan partisi swap dan root) setelah itu bila kita ingin melakukan tindakan pemartisi hardisk yang telah di lakukan tadi maka klik apply hingga muncul tampilan
Kilk aplly lagi, kmudian tunggu loadingnya
Setelah proses pemartisian harddisk selesai maka akam muncul tampilan
Kemudian Klik close. Untuk langsung menginstallnya kita dapat mengeklik icon INSTALL di Desktop dan tunggu loadingnya hingga muncul tampilan
Dalam gambar di atas kita disuruh untuk menentukan bahasa yang akan kita gunakan, dalam gambar di atas saya memilih bahasa Inggris sebagai Bahasa yang akan digunakan, namun bila menghendaki bahasa Indonesia bisa memilih Bahasa Indonesia. Kemudian klik Fordward hingga muncul gambar
Di sini kita akan menunjukkan di mana kita berada, karena dengan menunjukkan dimana kita berada system Ubuntu akan menyetel Format waktu GMT di sini saya menggunakan jakarta, bila sudah selesai kilk fordward
kita di susruh untuk menentukan Jenis Keyboard yang kita gunakan, di Indonesia kebanyakan menggunakan American English, klik Fordward hingga muncul gambar
Tampilan in di maksudkan untuk mengisikan identitas kita perlu di ingat saat mengisi username huruf yang digunakan harus kecil semua dan tidak boleh ada spasi, hal yang sama saat kita mengisi nama komputer kita. Klik Fordward hingga muncul gambar
Dari tampilan di atas ada dua pilihan yaitu erase disk dan manually edit. Yang dimaksud dengan erase disk adalah menghapus semua isi dari hard disk namun ini cukup berbahaya apa bila anda mempunyai data yang sudah di simpan di harddisk. Untuk amanya pilih manually edit partition. Klik Fordward hingga muncul gambar
Karena kita tadi sudah membuat partisi maka Klik Fordward hingga muncul gambar
Dari gambar di atas kita disuruh untuk menentukan mount point dari dua partisi yang telah kita buat tadi, buatlah seperti gambar di atas. Klik Fordward hingga muncul gambar
Ini adalah konfigurasi global yang telah kita buat untuk menginstall, Klik install (bila kita sudah mantap dengan konfigurasinya) hingga muncul gambar
Bila komputer anda menunjukkan gambar seperti ini, maka Ubuntu sedang menyalin system ke dalam komputer anda. Waktu yang dibutuhkan untuk selesai loadingnya tergantung dari performa dari komputer yang anda miliki, sebagai perbandingan ketika saya saya menggunakan Pentium 4 dengan memory 512 MB dibutuhkan waktu sekitar 15menit saja. Setelah itu tunggu hingga tampilan layer
Bila tampilan layar di komputer tampak seperti diatas maka berarti intalasi ubuntu di komputer anda telah selesai.
pengertian-gnu-kernel-open-source-live-cd
Beberapa distro Linux Live CD yang banyak dipakai antara lain Knoppix, SUSE Live Eval, Mandrake Move, Gentoo Live CD, Slackware Live CD dll. Meskipun bentuknya Live CD, tetapi distro tersebut memiliki fungsi yang sama dengan distro-distro terinstal. Di dalam CD tersebut, sudah terdapat paket-paket umum yang biasa kita jumpai di distro Linux besar, seperti: OpenOffice, KOffice, XMMS, GIMP, Konqueror, dan sebagainya. Namun ada beberapa pengecualian, yaitu beberapa paket yang memang sangat besar dan kiranya tidaklah umum digunakan oleh home user, mengingat kapasitas CD yang terbatas, yaitu sekitar 700MB.
Kepraktisan itu ada batasnya karena selama operasionalnya, Linux Live CD tidak mempunyai sebuah tempat khusus di dalam harddisk. Linux Live CD hanya memiliki tempat di memori utama (RAM), sehingga setelah di-restart, semua isi RAM akan dikosongkan dan Linux Live CD harus melakukan inisialisasi ulang untuk mendeteksi semua perangkat keras yang dimiliki oleh user. Selain itu, kinerja dari Linux Live CD sendiri juga tidak bisa maksimal, karena kecepatan komputer untuk mengakses CD-ROM jauh lebih lambat dibandingkan dengan kecepatan mengakses harddisk.
Dalam ilmu komputer, kernel adalah suatu perangkat lunak yang menjadi bagian utama dari sebuah sistem operasi. Tugasnya melayani bermacam program aplikasi untuk mengakses perangkat keras komputer secara aman. Istilah Linux sebetulnya hanya mengacu pada kernel dari suatu sistem operasi. Kernel adalah Jembatan antara hardware dan aplikasi-aplikasi yg menterjemahkan bahasa software sehingga mampu dimengerti dan diproses oleh hardware sesuai dengan permintaan. Karena akses terhadap perangkat keras terbatas, sedangkan ada lebih dari satu program yang harus dilayani dalam waktu yang bersamaan, maka kernel juga bertugas untuk mengatur kapan dan berapa lama suatu program dapat menggunakan satu bagian perangkat keras tersebut. Hal tersebut dinamakan sebagai multiplexing. Akses kepada perangkat keras secara langsung merupakan masalah yang kompleks, oleh karena itu kernel biasanya mengimplementasikan sekumpulan abstraksi hardware. Abstraksi-abstraksi tersebut merupakan sebuah cara untuk menyembunyikan kompleksitas, dan memungkinkan akses kepada perangkat keras menjadi mudah dan seragam. Sehingga abstraksi pada akhirnya memudahkan pekerjaan programer. Sebuah kernel sistem operasi tidak harus ada dan dibutuhkan untuk menjalankan sebuah komputer. Program dapat langsung dijalankan secara langsung di dalam sebuah mesin (contohnya adalah CMOS Setup) sehingga para pembuat program tersebut membuat program tanpa adanya dukungan dari sistem operasi atau hardware abstraction. Cara kerja seperti ini, adalah cara kerja yang digunakan pada zaman awal-awal dikembangkannya komputer (pada sekitar tahun 1950). Kerugian dari diterapkannya metode ini adalah pengguna harus melakukan reset ulang komputer tersebut dan memuatkan program lainnya untuk berpindah program, dari satu program ke program lainnya. Selanjutnya, para pembuat program tersebut membuat beberapa komponen program yang sengaja ditinggalkan di dalam komputer, seperti halnya loader atau debugger, atau dimuat dari dalam ROM (Read-Only Memory). Seiring dengan perkembangan zaman komputer yang mengalami akselerasi yang signifikan, metode ini selanjutnya membentuk apa yang disebut dengan kernel sistem operasi.
Selanjutnya, para arsitek sistem operasi mengembangkan kernel sistem operasi yang pada akhirnya terbagi menjadi empat bagian yang secara desain berbeda, sebagai berikut:
-
Monolithic Kernel. Monolithic kernel mengintegrasikan banyak fungsi di dalam kernel dan menyediakan lapisan abstraksi perangkat keras secara penuh terhadap perangkat keras yang berada di bawah sistem operasi.
-
Microkernel. Microkernel menyediakan sedikit saja dari abstraksi perangkat keras dan menggunakan aplikasi yang berjalan di atasnya—yang disebut dengan server—untuk melakukan beberapa fungsionalitas lainnya.
-
Hybrid kernel. Hybrid kernel adalah pendekatan desain microkernel yang dimodifikasi. Pada hybrid kernel, terdapat beberapa tambahan kode di dalam ruangan kernel untuk meningkatkan performanya.
-
Exokernel. Exokernel menyediakan hardware abstraction secara minimal, sehingga program dapat mengakses hardware secara langsung. Dalam pendekatan desain exokernel, library yang dimiliki oleh sistem operasi dapat melakukan abstraksi yang mirip dengan abstraksi yang dilakukan dalam desain monolithic kernel.
open source adalah sistem pengembangan yang tidak dikoordinasi oleh suatu orang/lembaga pusat, tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama dengan memanfaatkan kode sumber (source-code) yang tersebar dan tersedia bebas (biasanya menggunakan fasilitas komunikasi internet). Pola pengembangan ini mengambil model ala bazaar, sehingga pola Open Source ini memiliki ciri bagi komunitasnya yaitu adanya dorongan yang bersumber dari budaya memberi, yang artinya ketika suatu komunitas menggunakan sebuah program Open Source dan telah menerima sebuah manfaat kemudian akan termotivasi untuk menimbulkan sebuah pertanyaan apa yang bisa pengguna berikan balik kepada orang banyak. Pengembangan Linux bersifat open source artinya source code dari aplikasi pembentuk sistem dan aplikasi lainnya diberikan secara terbuka sehingga setiap orang dapat melakukan modifikasi atau kustomisasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Pola Open Source lahir karena kebebasan berkarya, tanpa intervensi berpikir dan mengungkapkan apa yang diinginkan dengan menggunakan pengetahuan dan produk yang cocok. Kebebasan menjadi pertimbangan utama ketika dilepas ke publik. Komunitas yang lain mendapat kebebasan untuk belajar, mengutak-ngatik, merevisi ulang, membenarkan ataupun bahkan menyalahkan, tetapi kebebasan ini juga datang bersama dengan tanggung jawab, bukan bebas tanpa tanggung jawab. Pada intinya konsep sumber terbuka adalah membuka “kode sumber” dari sebuah perangkat lunak. Konsep ini terasa aneh pada awalnya dikarenakan kode sumber merupakan kunci dari sebuah perangkat lunak. Dengan diketahui logika yang ada di kode sumber, maka orang lain semestinya dapat membuat perangkat lunak yang sama fungsinya. Sumber terbuka hanya sebatas itu. Artinya, dia tidak harus gratis. Definisi sumber terbuka yang asli adalah seperti tertuang dalam OSD (Open Source Definition)/Definisi sumber terbuka. Pergerakan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka saat ini membagi pergerakannya dengan pandangan dan tujuan yang berbeda. Sumber terbuka adalah pengembangan secara metodelogi, perangkat lunak tidak bebas adalah solusi suboptimal. Bagi pergerakan perangkat lunak bebas, perangkat lunak tidak bebas adalah masalah sosial dan perangkat lunak bebas adalah solusi.
jenis-jenis-distro-linux
UBUNTU
Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian dan memiliki interface desktop. Proyek Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd (perusahaan milik Mark Shuttleworth). Nama Ubuntu diambil dari nama sebuah konsep ideologi di Afrika Selatan. “Ubuntu” berasal dari bahasa kuno Afrika, yang berarti “rasa perikemanusian terhadap sesama manusia”. Ubuntu juga bisa berarti “aku adalah aku karena keberadaan kita semua”. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak.
Ubuntu adalah [sistem operasi] lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional. Ubuntu sendiri dikembangkan oleh komunitas sukarelawan Ubuntu dan kami mengundang Anda untuk turut serta berpartisipasi mengembangkan Ubuntu!
Komunitas Ubuntu dibentuk berdasarkan gagasan yang terdapat di dalam [filosofi] Ubuntu:
-
bahwa perangkat lunak harus tersedia dengan bebas biaya
-
bahwa aplikasi perangkat lunak tersebut harus dapat digunakan dalam bahasa lokal masing-masing dan untuk orang-orang yang mempunyai keterbatasan fisik, dan
-
bahwa pengguna harus mempunyai kebebasan untuk mengubah perangkat lunak sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.
Perihal kebebasan inilah yang membuat Ubuntu berbeda dari perangkat lunak berpemilik (proprietary); bukan hanya peralatan yang Anda butuhkan tersedia secara bebas biaya, tetapi Anda juga mempunyai hak untuk memodifikasi perangkat lunak Anda sampai perangkat lunak tersebut bekerja sesuai dengan yang Anda inginkan.
Berikut ini adalah komitmen publik tim Ubuntu untuk para penggunanya:
-
Ubuntu akan selalu bebas dari biaya, maka dari itu tidak akan ada biaya tambahan untuk “edisi enterprise”, kami akan membuat semua pekerjaan terbaik Ubuntu tersedia untuk semua orang dengan istilah Bebas yang sama.
-
Ubuntu juga menyediakan dukungan komersial dari ratusan perusahaan di seluruh dunia. Ubuntu dirilis secara tetap dan dapat Anda prediksikan; rilis Ubuntu terbaru tersedia setiap enam bulan. Setiap rilis akan didukung oleh Ubuntu dengan perbaikan pada keamanan dan perbaikan lainnya secara bebas selama sekurangnya 18 bulan.
-
Ubuntu akan menyertakan terjemahan dan prasarana aksesibilitas terbaik yang dimiliki oleh komunitas Perangkat Lunak Bebas, hal ini berguna untuk membuat Ubuntu dapat dipergunakan oleh banyak orang. Kami juga bekerja sama dengan seluruh komunitas [Perangkat Lunak Bebas] dalam hal perbaikan bug dan saling membagi kode.
-
Ubuntu berkomitmen secara penuh terhadap prinsip-prinsip dari pengembangan perangkat lunak bebas; untuk ini kami mendorong masyarakat untuk menggunakan perangkat lunak bebas dan open source, lalu memperbaikinya dan kemudian menyebarkannya kembali.
Ubuntu cocok digunakan baik untuk desktop maupun server. Ubuntu saat ini mendukung berbagai arsitektur komputer seperti PC (Intel x86), PC 64-bita (AMD64), PowerPC (Apple iBook dan Powerbook, G4 dan G5), Sun UltraSPARC dan T1 (Sun Fire T1000 dan T2000).
Ubuntu menyertakan lebih dari 16.000 buah perangkat lunak, dan untuk instalasi desktop dapat dilakukan dengan menggunakan satu CD saja. Ubuntu menyertakan semua aplikasi standar untuk desktop mulai dari pengolah kata, aplikasi lembar sebar (spreadsheet) hingga aplikasi untuk mengakses internet, perangkat lunak untuk server web, peralatan untuk bahasa pemrograman dan tentu saja beragam permainan.
KULIAX
Kuliax adalah sebuah distribusi Linux LiveCD yang dikembangkan oleh Kuliax Project untuk pendidikan di universitas. Distribusi ini berbasis Debian GNU/Linux dan Knoppix, serta telah dioptimasi ke arah penggunaan desktop Linux.
FEDORA
Fedora (sebelumnya bernama Fedora Core, terkadang disebut juga dengan Fedora Linux) adalah sebuah distro Linux berbasis RPM dan yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung oleh komunitas pemrogram serta disponsori oleh Red Hat. Nama Fedora berasal dari karakter fedora yang digunakan di logo Red Hat. Pada rilis 1 sampai 6 distro ini bernama Fedora Core yang kemudian berubah menjadi Fedora pada rilis ke-7.
SUSE
SUSE Linux adalah salah satu distro Linux utama yang dibuat di Jerman. SUSE Linux aslinya merupakan terjemahan dalam bahasa Jerman dari Slackware. Perusahaannya sekarang ini dimiliki oleh Novel, Inc. S.u.S.E adalah singkatan dari kalimat dalam bahasa Jerman “Software- und System-Entwicklung” (”Perangkat lunak dan pengembangan sistem”), tetapi ada informasi tidak resmi yang mengatakan bahwa S.u.S.E dihubungkan dengan ilmuwan komputer Jerman Konrad Zuse.
DEBIAN
Debian adalah sistem operasi berbasis kernel Linux. Debian termasuk salah satu sistem operasi Linux yang bebas untuk dipergunakan dengan menggunakan lisensi GNU. Debian adalah ‘kernel independen’, yaitu sistem operasi Debian dikembangkan murni tanpa mendasarkan pada sistem operasi yang telah ada.
Minggu, 16 November 2008
Mengenal dan Memanfaatkan Fasilitas Internet Connection Sharing

Dunia semakin sempit dan langitpun terasa menjepit demikian salah satu bait lagu Ebiet G.Ade. Benar adanya lagu tersebut, saat ini sangat dirasakan dunia seolah diujung jari, karena dengan hentakan jari di mouse dan keyboard kita sudah bisa berselancar memasuki lorong-lorong dunia tanpa harus tersesat. Berbagai kejadian di belahan bumi mana pun dapat diketahui dengan cepat. Ini semua berkat perkembangan teknologi informasi khususnya Internet.
Dengan demikian masyarakat mulai merasakan ternyata dengan teknologi kita bisa menikmati dan mengikuti berbagai perkembangan teknologi dengan mudah, cepat dan akurat. Di lingkungan pemerintah dan di rumah-rumah internet kini sudah menjadi kebutuhan. Koneksi Internet ini selain digunakan sebagai sarana komunikasi handal juga untuk berbagai keperluan seperti belanja, urusan perbankkan, dan sebagainya. Sedangkan mengenao sistem koneksi yang digunakan juga bermacam-macam, kalau jaringan komputer berskala besar yang umum digunakan adalah lised line, sedangkan bagi usaha warnet atau di kantor kecil dan di rumah umumnya Dialup dengan satu koneksi menggunakan line telpon tunggal. Dengan Microsoft Windows Anda bisa menggunakan internet tunggal digunakan secara bersama. Istilah penggunaan internet secara bersama ini dalam Microsoft Windows dinamakan Internet Connection Sharing (ICS).
Bila jaringan komputer yang Anda memiliki salah satunya ada yang menggunakan Microsoft Windows XP pada jaringan, maka Anda harus menggunakan komputer ini yang digunakan untuk membuat koneksi ke Internet. Dengan demikian Anda dapat memanfaatkan keuntungan dan kehandalan fitur Internet Connection Sharing yang mudah dipakai serta fitur-fitur keamanan yang disertakan pada Microsoft Windows XP, Windows Vista, Windows Server 2003, dan lainnya.
Sebenarnya Microsoft sudah menyertakan fasilitas Internet Connection Sharing (ICS) ini mulai Microsoft Windows 98 Second Edition, Microsoft Windows Millennium Edition (Me) dan Microsoft Windows 2000. Microsoft Windows XP maupun Windows Vista sendiri sudah menyediakan Internet Connection Sharing untuk koneksi Internet secara bersama dengan firewall yang sudah terpasang di dalamnya. Internet Connection Sharing dan Internet Connection Firewall di Microsoft Windows XP mudah dikonfigurasi dengan memakai Network Setup Wizard. Namun sebelumnya tentu saja Anda harus membuat koneksi ke Internet terlebih dahulu.
Koneksi Internet
Koneksi ke Internet melalui ISP (Internet Service Provider) bisa dilakukan dengan beberapa cara tergantung dana yang tersedia serta peruntukannya. Jika Anda membuat koneksi ke Internet hanya untuk e-mail, browsing, download bisa memanfaatkan dialup dengan satu line telpon. Tetapi jika jaringan tersebut digunakan untuk keperluan yang lebih luas Anda bisa menggunakan lised line. Namun demikian dasarnya sistem koneksi ke Internnet ini dibagi menjadi dua tipe utama yaitu koneksi menggunakan telepon dan koneksi broadband.
Di Indonesia umumnya masyarakat pengguna Internet dalan koneksinya menggunakan koneksi telepon. Dalam hal ini Anda cukup menyediakan modem dan line telpon. Modem ini digunakan agar komputer bisa terkoneksi ke ISP Anda melalui saluran telepon. Line telepon adalah jenis koneksi yang paling umum kendati koneksi ini juga tergolong lambat. Koneksi telepon mensyaratkan pemakaian saluran telepon Anda sepenuhnya sewaktu dihubungkan, sehingga Anda tidak dapat memakai telepon ketika komputer Anda sedang berinternet.
Bila Anda hanya kadang-kadang berhubungan ke Internet, tetapi Anda mungkin mengirimkan atau menerima file-file besar, maka koneksi ISDN (Integrated Services Digital Network) adalah pilihan yang tepat. Koneksi ISDN juga memakai sebuah modem dan saluran telepon Anda untuk berhubungan ke ISP; kendati demikian, koneksi ISDN tidak melarang Anda memakai telepon sewaktu komputer Anda berinternet. Koneksi ISDN lebih cepat ketimbang koneksi telepon reguler, tetapi lebih lambat dibanding koneksi broadband. Perlu juga menjadi pertimbangan karena koneksi ISDN lebih mahal dibandingkan koneksi broadband dan biasanya memerlukan instalasi yang profesional. Koneksi ISDN merupakan suatu alternatif yang tepat ketika koneksi broadband tidak tersedia. Saat ini dii Indonesia tampaknya koneksi menggunakan ISDN adalah pilihan utama untuk perusahaan-perusahaan besar, tentu saja disamping Dialup dan memanfaatkan Internet Connection Sharing.
Tipe line yang mungkin bisa digunakan adalah koneksi telepon menggunakan DSS (Digital Satellite System). Koneksi menggunakan DSS ini lebih cepat dibanding koneksi telepon atau koneksi ISDN, hanya saja koneksi DSS membutuhkan koneksi telepon untuk mengirimkan informasi, sehingga melarang Anda menggunakan telepon sewaktu komputer Anda berhubungan ke jalur Internet.
Jika di kantor Anda pemakaian jaringan internet sudah menjadi kebutuhan, maka kemungkinan besar koneksi menggunakan Dialup dan ISDN tidak akan mampu menangani banyaknya pemakai di kantor Anda. Bahkan apabila Internet merupakan kebutuhan seperti untuk menjelajahi Web, menjalankan games, E-mail, menerima dan mengirim file-file yang berukuran besar, maka Anda harus menggunakan koneksi Internet berkecepatan tinggi yang dinamakan DSL (Digital Subscriber Line) dan cable. Koneksi DSL memakai saluran telepon Anda untuk menentukan suatu koneksi dengan ISP, tetapi koneksi DSL tidak mengganggu kesibukan Anda untuk memakai telepon. Koneksi cable memakai cable television untuk menentukan suatu koneksi. Kedua tipe koneksi tersebut lebih cepat ketimbang koneksi telepon reguler dan lebih murah dibanding koneksi ISDN dan kedua tipe itu juga mempertahankan koneksi ke Internet secara terus menerus.
Setting Internet
Kini kita sudah mengenal beberapa ISP (Internet Service Provider), mulai yang menyediakan fasilitas sederhana sampai yang supert canggih. Bahkan ada *** yang menyediakan sistem koneksi yang sangat sederhana dan mudah sehingga Anda tidak perlu registrasi terlebih dahulu, misalnya TelkonMet, milik PT. Telkom. Untuk membuat koneksi ke ISP ini sangat mudah, karena Microsoft Windows XP menyediakan fasilitas bernama New Connection Wizard. Setelah itu Anda tinggal mengikuti langkah-langkah yang ditampilkan program.
Perlu diketahui bahwa apabila Anda menggunakan ISP Telkomnet password dan nama user diketahui oleh umum. Namun demikian hal tersebut tidak masalah, karena tidak akan mempengaruhi data dan dokumen Anda. Tetapi jika Anda menggunakan ISP lain hal ini jangan sampai diketahui oleh orang lain dan hanya ISP dan Andalah yang mengetahui nama user dan password tersebut. User nama dan Password ini sangat dibutuhkan ketika Anda berhubungan ke Internet dengan memakai ISP.
Apabila komputer yang Anda gunakan dijadikan server dan Anda akan memanfaatkan fasilitas Internet Connection Sharing yang harus diperhatikan adalah pemberian IP Address untuk komputer tersebut. IP Address yang harus Anda pasang adalah IP Standard atau defaultnya ICS Windows XP. IP yang dimaksud adalah 192.168.0.1 dengan Subnet 255.255.255.0. Sedangkan untuk clientnya Anda biarkan kosong saja tidak usah diberi alamat atau IP Adress.
Apabila Anda tidak menginginkan semua client bisa langsung dial ke ISP ketika Anda memanfaatkan fasilitas Internet Connection Sharing, maka ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Karena jika tidak beri proteksi memungkinkan komputer-komputer lain yang ada pada jaringan Anda bisa berhubungan ke Internet tanpa lebih dulu menuju Internet Connection Sharing pada komputer yang dijadikan server.
Internet Connection Firewall digunakan untuk memproteksi atau memberi rasa aman bagi pemakai Internet dalam suatu jaringan baik jaringan di rumah ataupun di kantor. Fasilitas yang disediakan Microsoft Windows XP ini sangat baik dan cukup bisa diandalkan untuk mengamankan sistem jaringan Internet Anda dari gangguan orang yang tidak dikenal. Sedangkan untuk settingnya Anda tingga menggunakan fasilitas Wizard yang disediakan Microsoft Windows XP.
Apabila komputer di kantor atau di rumah Anda sudah diinstalasi Microsoft Windows XP mungkin Anda sudah memanfaatkan berbagai fasilitas yang disediakannya. Salah satu fasilitas yang cukup baik adalah membuat koneksi Internet Broadband. Setup komputer yang akan dikoneksikan ke Internet dengan sistem ini sangat berbeda kalau Anda membandingkannya dengan koneksi Internet menggunakan jalur telepon. Namun demikian Anda masih tetap bisa menggunakan fasilitas New Connection Wizard untuk membuat koneksi ke Internet Broadband.
Sebagai gambaran, berikut ini akan dijelaskan cara mengkoneksikan komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows XP ke Internet Broadband. Seperti halnya koneksi ke Internet menggunakan telepon ataupun, koneksi Internet broadband pun mensyaratkan nama pemakai (User Name) serta Password. Di samping itu tentu saja Anda harus sudah sudah menginstal hardware yang sesuai baik yang disediakan oleh ISP ataupun Anda beli secara terpisah