Selasa, 29 April 2014

Cara Budidaya Cabai Merah

Cara Budidaya Cabai Merah


cara budidaya cabai merar

Cara Budidaya Cabai Merah - Cabai merah merupakan komoditi bernilai ekonomis yang tinggi, namun harus dibarengi dengan pengetahuan yang tepat dalam menanam cabai merah ini, terutama dalam cara yang baik dalam budidaya, selain itu faktor penting lainnya adalah penentuan pasar. 

Berikut ini, saya akan berbagi tentang bagaimana cara menanam cabai merah yang baik dan benar. 

Syarat Tumbuh tanaman Cabai 

Sebelum menanam cabai alangkah baiknya petani bisa mengenal terlebih dahulu hal dasar dalam budidaya cabai merah, yaitu syarat tumbuh tanaman yang bisa dikenali dengan 3 unsur. 

  1. Tanah, lahan untuk penanaman cabai harus gembur dengan ph berkisar antara 6,5 - 6,8.
  2. Air, merupakan hal terpenting dalam segala tanaman, demikian juga tanaman cabai, harus memenuhi kebutuhan air yang berfungsi sebagai pelarut unsur hara dalam tanah, pengangkut zat makanan dari akar ke seluruh bagian tanaman, pendukung proses fotosintesis dan respirasi.
  3. Iklim,  yang dimaksud dengan iklim diantaranya adalah, Curah hujan yang cukup, tidak berlebih juga tidak kurang, Intensitas sinar matahari sebagai unsur penting dalam proses fotosintesis, suhu yang cukup yaitu kisaran 24 derajat celcius hingga 28 derajat celcius. 

Cara Menanam Cabai Merah 

1. Persiapan dan Pengolahan Lahan.
  • Lahan yang ada sebelumnya dibajak dan digaru, buatlah bedengan kasar dengan selebar 110-120 cm, dengan tinggi 40-70 cm, selanjutnya lebar parit 50-70 cm.
  • Pemberian kapur pertanian sebanyak 200 kg/rol mulsa PHP untuk tanah dengan pH di bawah 6,5.
  • Setelah lahan siap, kemudian lakukan pupuk dasar dengan pemberian pupuk kompos organik sebanyak 40-50 ton/ha dengan bertujuan untuk memenuhi unsur hara dalam tanah sebelum tanam. 
  • Selanjutnya, siapkan mulsa dan pasangkan di lahan yang sudah dibikin bedengan, selanjutnya bikin lubang tanam dengan jarak ideal pada musim kemarau 60 cm x 60 cm dan musim penghujan bisa diperlebar 70 cm x 70 cm. Tujuannya untuk menjaga kelembaban udara di sekitar pertanaman cabai.


2. Persiapan Pembibitan Dan Penanaman

  • Buatlah media semai dengan komposisi 20 liter tanah dengan 10-15 pupuk kandang, gunakan polybag kecil sebagai wadah media, lakukan penyemaian pada media tersebut.
  • Pemeliharaan bibit dilakukan dengan membungka sungkup ditiap pagi jam 07.00 hingga jam 10.00, kemudian ditutup lagi hingga sore hari sekitar jam 15.00 hingga 17.00. Ketika bibit berumur 5 hari buka sungkup sepenuhnya.
  • Penyiraman dilakukan seminimal mungkin dan jangan terlalu basah, dilakukan setiap pagi, gunakan pestisida nabati untuk melakukan Pengendalian kemungkinan ada hama di umur muda itu. 
  • Lakukan Pemindahan bibit semai ketika sudah keluar daun sejati sebanyak 4 helai, pindahkan secara hati-hati.

Pemeliharaan tanaman Cabai

  • Penyulaman ; Penyulaman dilakukan hingga umur tanaman cabai mencapai 3 minggu, jangan lakukan penyulaman hingga terlalu tua, hal ini akan menyebabkan tanaman tidak sama atau tidak seragam. 
  • Pengikatan Tanaman : Hal ini bertujuan untuk memacu pertumbuhan vegetatif tanaman, agar tanaman kuat dan kekar ketika diterpa angin, selain itu ini juga dilakukan untuk menjaga kelembaban saat tanaman tumbuh dewasa. Dilakukan hingga cabang utama terbentuk yang ditandai dengan munculnya bunga pertama. 
  • Sanitasi Lahan : hal ini dilakukan dengan beberapa tahap, diantaranya adalah, pengendalian hama/gulma, melakukan pengendalian air ketika musim hujan tiba sehingga genangan air dapat dialirkan, ketika tanaman cabai terkena penyakit maka lakukan sanitasi dan kendalikan hama sedetil mungkin. 
  • Pengairan ; Pengairan diberikan secara teratur dan terukur, dengan dilakukan penggenangan atau pengeleban hanya seminggu sekali jika tidak adahujan. Dan yang perlu menjadi catatan penggenangan dilakukan hanya 1/3 dari dalamnya bedengan. 

Pemupukan Susulan

1. Pupuk Akar

Dilakukan dengan cara pengocoran dengan beberapa aplikasi, diantaranya :
Umur 15 hari setelah tanam (HST) dengan menggunakan pupuk organik dengan dosis disesuaikan dengan jenis pupuk organik yang digunakan.
Umur 45 HST dengan dosisi 2 kali lipat penggunaan pupuk ditahap pertama,
Umur 75 HST dengan dosis ditambah dari sebelumnya.

2. Pupuk Daun

pada Umur 14 HST dan 21 HST berilah pupuk organik yang memenuhi kebutuhan Kandungan Nitrogen sedangkan pada umur tanaman 35 dan 75 HST tanaman memerlukan pupuk daun dengan kandungan Phospat, Kalium dan Mikro yang tinggi.

Pengendalian Hama 

Pengendalian hama dilakukan dengan cara PHT, yang paling penting adalah mengenali jenis Hama dan Penyakit yang terjadi pada tanaman, dan lakukan tindakan yang cepat dengan melakukan pengendalian terkontrol 

Panen

Pemanenan tanaman cabai atau cabe merah dapat dilakukan  pada umur 90-110 hst. cabai yang dipanen adalah buah yang 80% masak.

SUP MATAHARI

SUP MATAHARI

Nama sup matahari ini digunakan mungkin karena bentuk atau tampilan dari hidangan ini menyerupai bentuk dari matahari. Telur dadar menjadi bungkus dari berbagai macam isi sup kemudi0an disiram dengan kuah sup yang bening dan segar. Sajian asli kota Solo ini wajib untuk Anda coba.

Bahan-bahan/bumbu-bumbu:

Bahan Sup:
1 buah wortel, dipotong korek api
50 gram jamur tiram, disuwir
3 buah jamur kuping, dipotong-potong
50 gram kacang polong 
2 buah sosis, diiris 1/2 cm
5 siung bawang putih utuh, digoreng, dihaluskan
4 sendok teh garam 
1/2 sendok teh merica bubuk 
1/2 sendok makan gula pasir 
1.750 ml kaldu ayam 

Bahan Telur Dadar:
4 butir telur, dikocok lepas
1/4 sendok teh garam 

Cara membuat:
  1. Dadar telur: kocok lepas telur dan garam. Tuang di wajan datar diameter 20 cm. Buat dadar tipis tipis. Potong bentuk matahari. Sisihkan.
  2. Sup: didihkan kaldu ayam dan bawang putih sampai harum.
  3. Masukkan wortel, jamur, kacang polong, dan sosis. Masak sampai setengah matang.
  4. Tambahkan garam, merica bubuk, dan gula pasir. Aduk rata.
  5. Tempatkan telur dadar dalam mangkok. Tuang sup diatas telur. Sajikan.

Pembuatan Pupuk Organik Dengan Bantuan Bakteri EM4

Membuat pupuk Effective Microorganisme atau EM   

Pupuk EM adalah pupuk organik yang dibuat melalui proses fermentasi menggunakan bakteri (microorganisme). Sampah organik dengan proses EM dapat menjadi pupuk organik yang bermanfaat meningkatkan kualitas tanah.

Menakar Komposisi Kandungan EM4 

Teknologi EM (Effective Mikroorganism) dapat digunakan dalam bidang pertanian, peternakan, perikanan, lingkungan, kesehatan dan industri. Meski sudah banyak kalangan masyarakat yang menggunakan tapi tidak banyak yang tahu tentang EM, komposisi kandungan, fungsi dan jenis-jenis EM.
EM merupakan campuran dari mikroorganisme bermanfaat yang terdiri dari lima kelompok, 10 Genius 80 Spesies dan setelah di lahan menjadi 125 Spesies. EM berupa larutan coklat dengan pH 3,5-4,0. Terdiri dari mikroorganisme Aerob dan anaerob. Meski berbeda, dalam tanah memberikan multiple efect yang secara dramatis meningkatkan mikro flora tanah. Bahan terlarut seperti asam amino, sacharida, alkohol dapat diserap langsung oleh akar tanaman.

Kandungan EM terdiri dari bakteri fotosintetik, bakteri asam laktat, actinomicetes, ragi dan jamur fermentasi. Bakteri fotosintetik membentuk zat-zat bermanfaat yang menghasilkan asam amino, asam nukleat dan zat-zat bioaktif yang berasal dari gas berbahaya dan berfungsi untuk mengikat nitrogen dari udara. Bakteri asam laktat berfungsi untuk fermentasi bahan organik jadi asam laktat, percepat perombakan bahan organik, lignin dan cellulose, dan menekan pathogen dengan asam laktat yang dihasilkan.


Actinomicetes menghasilkan zat anti mikroba dari asam amino yang dihasilkan bakteri fotosintetik. Ragi menghasilkan zat anti biotik, menghasilkan enzim dan hormon, sekresi ragi menjadi substrat untuk mikroorganisme effektif bakteri asam laktat actinomicetes. Cendawan fermentasi mampu mengurai bahan organik secara cepat yang menghasilkan alkohol ester anti mikroba, menghilangkan bau busuk, mencegah serangga dan ulat merugikan dengan menghilangkan pakan.


Fungsi EM untuk mengaktifkan bakteri pelarut, meningkatkan kandungan humus tanahlactobonillus sehingga mampu memfermentasikan bahan organik menjadi asam amino. Bila disemprotkan di daun mampu meningkatkan jumlah klorofil, fotosintesis meningkat dan percepat kematangan buah dan mengurangi buah busuk. Juga berfungsi untuk mengikat nitrogen dari udara, menghasilkan senyawa yang berfunsi antioksidan, menekan bau limbah, menggemburkan tanah, meningkatkan daya dukung lahan, meningkatkan cita rasa produksi pangan, perpanjang daya simpan produksi pertanian, meningkatkan kualitas daging, meningkatkan kualitas air dan mengurangi molaritas Benur.



EM4 terdiri dari 95% lactobacillus yang berfungsi menguraikan bahan organik tanpa menimbulkan panas tinggi karena mikroorganisme anaerob bekerja dengan kekuatan enzim.

CARA MEMBUAT PUPUK ORGANIK

A. Bokashi Padat (untuk 1 ton)
 Bahan:
- Hijauan daun 200 kg (hijauan daun, sisa sayuran, jerami, sekam, dll)
- Pupuk kandang 750 kg (kotoran kambing, ayam, sapi, dll)
- Dedak/bekatul 50 kg
- EM-4 1 liter
- Larutan gula pasir, 1 kg per 10 liter air
- Air secukupnya

Tahapan Pembuatan:
1. Potong sampah basah (3-5 cm), kecuali jika menggunakan sekam
2. Campurkan Sampah basah – pupuk kandang – dedak/bekatul, hingga rata
3. Larutkan EM-4 + Air gula ke dalam 200 liter air.
4. Siramkan larutan secara perlahan secara merata ke dalam campuran sampah basah-kotoran-dedak. Lakukan hingga kandungan air di adonan mencapai 30 – 40 %. Tandanya, bila campuran dikepal, air tidak keluar dan bila kepalan dibuka, adonan tidak buyar.
5. Hamparkan adonan di atas lantai kering dengan ketebalan 15 – 20 cm, lalu tutup dengan karung goni atau terpal selama 5 – 7 hari.
6. Agar suhu adonan tidak terlalu panas akibat fermentasi yang terjadi, adonan diaduk setiap hari hingga suhu dapat dipertahankan pada kisaran 45 – 50 derajad Celsius.
7. Setelah satu minggu, pupuk bokashi siap digunakan.

Aplikasi:
Untuk tanaman tahunan semisal karet, coklat, dan lainnya, gunakan bokashi padat sebagai pupuk dasar. Dua kilogram bokashi diaduk dengan tanah lalu dibenamkan di lubang tanam.

B. Pupuk Organik Cair (untuk 200 liter)
Bahan:
- Pupuk kandang 30 kg (kotoran kambing, ayam, sapi, dll)
- Hijauan daun (secukupnya)
- EM-4 1 liter
- Gula pasir 1 kg
- Air bersih 200 liter

Tahapan Pembuatan:
1. Pupuk kandang dihaluskan
2. Gula pasir – EM-4 – dilarutkan dalam air
3. Campuran pupuk kandang dan larutan gula dimasukkan ke dalam drum plastik kemudian ditambahkan air bersih hingga volumenya mencapai 200 liter.
4. Drum ditutup rapat. Setiap hari dibuka dan diaduk selama 15 menit.
5. Pupuk Organik cair akan siap digunakan setelah 5 – 7 hari.

Aplikasi:
1 liter pupuk organik cair dicampur dengan 9 liter air bersih. Selanjutnya, siramkan pada tanah di sekitar tanaman atau disemprotkan pada daun sebanyak 0,25 – 1 liter tergantung jenis tumbuhan.

Semoga bahan bacaan ini bermanfaat.

Cara Pembuatan EM5

Cara Pembuatan EM5



Berbagai macam obat-obatan buatan pabrik semakin hari semakin banyak dan semakin tidak mujarab. Selain harganya yang melambung, petani juga rentan akan penipuan produk. Akibatnya ongkos produksi membengkak dan sialnya tanaman tetap mati walupun telah diobati.
Kini telah ditemukan EM5 sebagai obat mujarab pembasmi berbagai macam jamur dan serangga pada tanaman. Selain bahan-bahannya sangat mudah ditemukan disekitar kita, harganya juga dapat ditekan dan tidak memberatkan. Silahkan mencoba.

Bahan-bahan:
  • 1.       EM4 100 cc
  • 2.       Gula pasir ½ ons
  • 3.       Alkohol 40% 100 cc
  • 4.       Cuka 100 cc
  • 5.       Air cucian beras yang pertama 1000 cc atau 1 liter
  • 6.       Jahe, laos, temulawak, temugiring, kunir, kencur masing-masing 1 jari
  • 7.       Sere 2 batang
  • 8.       Bawang putih 5-10 siung
  • 9.       Bawang merah 3-5 siung
  • 10.   Daun mimba, atau kalo tidak ada bisa menggunakan daun mindi 1-2 ons
  • 11.   Brotowali 10 cm
Cara Pembuatan:
1.       No. 5-11 di atas diblender halus
2.       Secara berurutan dimasukkan cuka, alkohol, gula, EM4
3.       Masing-masing bahan di atas setelah dimasukkan, dikocok-kocok biar tercampur dengan bahan-bahan blenderan
4.       Disimpan dengan wadah tertutup selama 15 hari, setiap harinya dibuka sekali biar gasnya keluar
5.       Setelah 15 hari, disimpan lagi selama 7 hari tanpa dibuka tutupnya
Cara Penggunaan:
Larutkan dengan air sumur dengan dosis setiap 1 liter air : 5 cc EM5
Selamat Mencoba Sahabat Tangguh

Minggu, 20 April 2014

Tujuh Resep Jitu Atasi Maag

Tujuh Resep Jitu Atasi Maag

Maag, radang lambung atau tukak lambung adalah gejala penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada lambung yang menyebabkan sakit, mulas, dan perih pada perut. Biasanya maag disebabkan karena penderita makannya tidak teratur, mengkonsumsi obat-obatan tertentu, atau sebab-sebab lainnya seperti mengkonsumsi alkohol, pola tidur yang tidak teratur dan stress. Gejala maag dapat berupa, sakit saat buang air besar, mual dan muntah, sering merasa lapar, perut kembung dan nyeri yang luar biasa. Maag dikategorikan ke dalam beberapa tahapan, yaitu, maag ringan, maag sedang, maag kronis dan kanker lambung.
Meski maag tidak dapat sembuh total, karena bisa sewaktu-waktu kambuh kembali, namun maag dapat diatasi. Selain dengan pengobatan menggunakan obat farmasi, penyembuhan sakit maag juga bisa dengan menggunakan tanaman obat. Yuk Clovers, kita cek beberapa resep ajaib yang berasal dari tanaman dan herbal di sekitar kita yang bisa dibuat sebagai mengobatan Maag.

1. Kunyit :
Sifat-sifat kunyit yang dapat menyembuhkan luka sudah dilaporkan sejak tahun 1953. Studi kasus untuk sakit perut akibat tukak lambung, setelah 12 minggu pengobatan, 88% pasien yang menerima pil kunyit (3 pil, yang setara dengan 4 g) memperlihatkan perbaikan dan satu kasus tersembuhkan.
Caranya: diperlukan 2 jari tangan kunyit. Dikupas dan dibersihkan, diparut, dan ditambah air matang. Setelah itu, diperas melalui kain bersih. Hasilnya didiamkan dan diambil airnya. Dalam sehari diminum 2 kali, masing-masing satu ramuan. Meminumnya pagi sebelum makan dan malam sebelum tidur.

2. Lidah buaya (Aloe vera) :
Aloenin dan Magnesiun laktat dalam daun lidah buaya yang diidentifikasikan dapat menghambat sekresi asam lambung.
Caranya: Gel segar dari sekitar 1 lembar daun lidah buaya, diminum untuk sekali minum. Dalam sehari perlu meminumnya sebanyak 2 kali. Untuk memperbaiki rasa gel bisa diberi madu secukupnya. Ibu hamil sebaiknya tidak mengkonsumsi ramuan ini.

3. Kemangi hutan / Lampes (Ocimum sanctum):
Kemangi hutan berupa terna atau perdu bercabang banyak setinggi 0,30 – 1,50 m. Dapat ditemui di seluruh Jawa dari dataran rendah.
Caranya: sebagai obat tukak lambung dianjurkan untuk mengkonsumsi daun segar kemangi hutan (lampes) sebagai lalap setiap hari.

4. Kamomila (Matricaria recutita) :
Di Jawa Barat, tanaman kamonila dikenal sebagai teh kembang. Dulu di Garut kamomila digunakan sebagai bahan tambahan teh hijau.
Caranya: 1 sendok teh bunga kamomila. Air panas sebanyak 150 ml dituangkan ke dalamnya, didiamkan selama 5 – 10 menit, lalu diminum. Frekuensi meminumnya 3 – 4 kali sehari.

5. Kencur (Kaempferia galanga):
Caranya: 1 jari rimpangnya. Rimpang dicuci bersih dikupas dan dikunyah dengan garam seperlunya. Sesudah halus dikunyah, kencur ditelan, disusul dengan minum air hangat. Ini dilakukan 3 kali dalam sehari.

6. Cincau (Cylea barbata) :
Caranya: 1 genggam daun cincau (kira-kira 80 gram berat basah). Daun dicuci lalu digiling halus. Lalu diremas dengan air masak seperlunya dan disaring, diberi air kapur sirih seperlunya agar lekas menjadi kental. Setelah menggumpal dimakan dengan air gula atau sirup. Dalam sehari cara ini dilakukan 3 kali, masing-masing dengan gelas ukuran kira-kira 200 cc.

7. Meniran (Phyllanthus niruri) :
Tanaman ini merupakan tanaman terna yang tumbuh tegak pada tempat lembab dan berbatu.
Caranya: Cuci, lalu merebus segenggam daun meniran dalam 3 gelas air bersih. Merebusnya dilakukan hingga volume airnya tinggal setengahnya. Sesudah dingin disaring lalu diminum dengan madu seperlunya. Cara ini dilakukan 3 kali dalam sehari.

Clovers, seperti dibahas di atas jadi selain dengan obat farmasi maag masih bisa diatasi dengan obat-obatan dari tanaman di sekitar kita. Pastinya dengan resep yang lebih alami akan mengurangi efek samping dari obat-obatan kimia dan lebih terjangkau harga pengobatannya, dan lebih mudah didapat. Semoga tips dan info berikut bermanfaat untuk Clovers semua ya! :)

Referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Maag
http://www.ijolumoet.info/

Tanaman Tapak Liman berkhasiat untuk Antipiretik, Antiradang, Menghilangkan bengkak.

Tanaman Tapak Liman berkhasiat untuk Antipiretik, Antiradang, Menghilangkan                bengkak.

 Tapak liman adalah salah satu jenis tanaman yang hidup liar dan sering kita jumpai bersama rumput-rumputan. Bahkan, karena kita tidak tahu tanaman tersebut sering kita buang sebab tidak tahu manfaat dan kegunaannya. Sebenarnya Tanaman Tapak Liman banyak manfaat dan Khasiatnya bagi kesehatan. Berikut saya akan menjelaskan manfaat serta cara penggunaan dari tanaman Tapak Liman:

  Manafaat dan Khasiat Tapak Liman:

1.Antipiretik
2.Antiradang
3.Menghilangkan bengkak
4.Obat gosok
5.Mengobati keputihan

  Cara penggunaan:

  Ambilah 20 gram Tapak Liman yang sudah kering, lalu rebus dengan menggunakan 5 gelas air. Biarkan air rebusan tersebut hingga setengahnya lalu saring. Minum selagi hangat 3 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

 Demikian Manfaat Dan Khasiat Tanaman Tapak Liman bagi Kesehatan. Semoga bermanfaat. Baca juga tentang Manfaat Alang Alang Bagi Kesehatan.

7 cara alami menghilangkan bekas luka

7 cara alami terbaik yang sudah dirasakan manfaatnya oleh banyak orang untuk menghilangkan bekas luka mereka. Penasaran dengan bahan tradisonal apa saja yang dapat dicoba? Berikut adalah uraiannya.
  • Mentimun
    Buah yang dalam bahasa latinnya mempunyai nama Cucumis sativus ini tidak hanya mengandung vitamin C dan potasium yang baik untuk menangkal radikal bebas, tetapi  juga memiliki kandungan  air yang cukup tinggi dan menyegarkan. Joel Schlessinger,MD, ahli kulit dari Omaha, Nebraska, menyimpulkan bahwa mentimun juga memiliki kandungan silika yang dapat meningkatkan produksi kolagen dan mencegah munculnya keriput.  Tidak heran, banyak produk yang menggunakan mentimun sebagai bagian penting dalam perawatan kulit baik untuk mengencangkan, melembabkan kulit, mengatasi jerawat, dan bahkan untuk menghilangkan bekas luka pada kulit. Untuk menghilangkan bekas luka, cuci bersih mentimun, kemudian potong mentimun menjadi kecil-kecil lalu haluskan dengan blender atau ditumbuk. Setelah halus, oleskan pada bekas luka dan biarkan sepanjang malam. Jika dilakukan dengan rutin maka bekas luka dapat berangsur-angsur menjadi samar dan hilang.
  • Madu
    Cairan yang menyerupai sirup, kental dan memiliki rasa manis ini juga bisa merangsang regenerasi sel, mendinginkan, mengurangi nyeri dan menghilangkan bekas luka. Agar mendapatkan manfaat dari madu, James F Balch dan Phyllis A. Balch, dalam Prescription for Nutritional Healing menganjurkan untuk menggunakan madu yang masih alami. Oleskan madu secara merata pada luka. Biarkan selama 20-30 menit. Kemudian, bilas dengan air hangat. Lakukan beberapa kali sehari dan rutin.
  • Teh Hijau
    Para ahli kesehatan menyimpulkan bahwa daun teh hijau memiliki kandungan antioksidan  bernama Epigallocatechin Gallate (EGCG). Kandungan antioksidan ini memiliki kekuatan 200 kali lebih hebat dari vitamin E dan sudah terbukti dapat mengurangi aktivitas hormon penyebab jerawat, mengurangi peradangan pada kulit, mengontrol produksi minyak serta menghilangkan bekas luka yang ditimbulkan akibat jerawat. Selain dikonsumsi sebagai minuman, daun teh hijau dapat juga dijadikan toner. Caranya, basahkan kapas atau handuk kecil dengan air daun teh hijau yang sudah diseduh. Lalu, usapkan kapas atau handuk kecil tersebut pada bagian luka yang sudah dibersihkan.
  • Daun Pare
    Pare, tanaman yang terkenal dengan buahnya yang pahit ini merupakan salah satu tanaman herbal yang sudah banyak dikenal manfaatnya untuk kesehatan. Dan ternyata, selain buahnya, daunnya pun dapat kita gunakan untuk menyamarkan bekas luka. Caranya, cuci sampai bersih segenggam daun Pare yang masih segar. Lalu, remas-remas sampai halus. Tambahkan sedikit air hangat, lalu peras. Kemudian, campurkan air perasan tersebut dengan 2 sendok makan tepung beras hingga teksturnya seperti lotion. Kemudian, aduk sampai merata. Balurkan pada bagian bekas luka. Biarkan sampai kering dan bilas sampai bersih.
  • Daun Mint
    Tanaman yang terkenal dengan nama Mentha Piperita ini adalah sebuah tanaman herbal yang banyak digunakan untuk berbagai produk seperti odol, obat kumur maupun minyak angin. Selain itu, daun mint juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan kulit. Daun mint juga sering digunakan untuk membantu jerawat, luka bakar, dan bahkan juga ampuh untuk menghilangkan bekas luka. Caranya, ambillah beberapa lembar daun mint. Cuci bersih dan haluskan hingga membentuk scrub. Selanjutnya oleskan ke area luka Anda.
  • Lidah Buaya
    Tanaman ini biasa dikenal sebagai tanaman penumbuh rambut secara alami. Belakangan, lidah buaya juga digunakan untuk perawatan kulit. Tak heran, karena kandungan lignin dan asam amino yang terdapat pada tanaman ini dapat melembabkan kulit dan meregenerasi sel kulit.  Lidah buaya juga memiliki anti-radang yang dapat mengurangi radang pada kulit dan menghilangkan bekas luka. Caranya, cukup oleskan lendir lidah buaya pada bekas luka secara rutin. Berhati-hatilah agar tidak kena bagian getah dari lidah buaya tersebut karena getah tersebut dapat membuat kulit terasa gatal.
  • Noni Juice
    Noni juice mengandung senyawa scopoletin, senyawa ini sangat efektif sebagai zat anti-radang. Beberapa orang yang sudah mengetahui kandungan dari Noni juice bahkan menggunakannya untuk menghilangkan bekas luka bakar mereka. Basahkan handuk kecil dengan Noni juice. Lalu, kompres bekas luka tersebut dan biarkan hingga mengering. Kemudian, bilas dengan air hangat. Lakukan secara rutin sehari 2-3 kali sehari sampai bekas lukanya hilang.
Menggunakan bahan-bahan alami untuk menghilangkan bekas luka, membuat Anda bebas dari efek samping, biayanya juga terjangkau dan dapat dilakukan semua orang di rumah sendiri.