Tampilkan postingan dengan label home industry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label home industry. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Desember 2013

Cara Membuat Sampo Anti Ketombe

Cara Membuat Sampo Anti Ketombe

Ketombe, hal kecil yang berdampak besar. Bagi mereka yang mengalaminya, ketombe dapat mempengaruhi kepercayaan diri. Serpihan putih bagai taburan keju yang jatuh ke pakaian akan sangat mengganggu penampilan. Pada kaum pria khususnya, ketombe merupakan permasalahan kulit kepala yang kerap terjadi. Mengapa pria lebih banyak berketombe? Apa saja penyebab ketombe? Lalu, bagaimana cara mengatasi ketombe yang membandel?
Tentang Ketombe
Sebelum mengetahui penyebab ketombe, ada baiknya kita ketahui dulu apa sebenarnya ketombe. Ketombe merupakan suatu kondisi kulit kepala kronis yang umum terjadi. Ditandai oleh rasa gatal dan terjadinya pengelupasan pada kulit kepala. Ketombe bukanlah sesuatu yang menular. Memang terkadang ketombe sulit untuk dihilangkan, namun masih dapat dikendalikan.
Pada kebanyakan orang, ketombe mudah untuk dikenali dengan adanya lapisan putih dan berminyak dari sel kulit mati yang terlihat seperti titik di rambut disertai dengan rasa gatal.
Ada beberapa penyebab timbulnya ketombe. Diantarnya adalah sebagai berikut :

Kulit kering
Kulit kering merupakan penyebab umum timbulnya rasa gatal dan pengelupasan kulit. Pengelupasan kulit karena kulit kering umumnya lebih kecil dan lebih sedikit berminyak dibanding penyebab ketombe lainnya.
Iritasi kulit dan kulit kepala berminyak (seborrheic dermatitis)
Ini adalah penyebab tersering ketombe. Ditandai dengan kulit kepala berminyak yang tertutup lapisan putih atau kekuningan. Seborrheic dermatitis juga mempengaruhi bagian tubuh dengan banyak kelenjar minyak seperti alis, sisi hidung dan belakang telinga, serta terkadang ketiak.
Jarang keramas
Jika Anda tidak teratur keramas maka minyak dan sel kulit dari kulit kepala akan dapat menyebabkan ketombe.
Psoriasis
Penyakit kulit ini menyebabkan penumpukan sel kulit mati yang membentuk lapisan tebal seperti perak. Psoriasis biasanya terjadi di lutut dan siku namun dapat juga mempengaruhi kulit kepala.
Eksim
Eksim pada kulit kepala memungkinkan timbulnya ketombe.
Sensitif terhadap produk perawatan rambut (dermatitis kontak)
Dapat menyebabkan merah dan gatal pada kulit kepala. Keramas terlalu sering atau menggunakan terlalu banyak produk perawatan rambut juga dapat mengiritasi kulit kepala dan akhirnya menyebabkan ketombe.
Jamur malassezia
Jamur malassezia sejatinya ada di kulit kepala orang dewasa sehat tanpa menimbulkan permasalahan. Tetapi terkadang pertumbuhannya tidak dapat dikendalikan karena mendapat makanan dari minyak yang keluar dari folikel rambut. Ini dapat mengiritasi kulit kepala dan dan menyebabkan lebih banyak sel kulit yang tumbuh. Kelebihan sel kulit mati akan mulai berjatuhan, ditambah dengan minyak dari rambut dan kulit kepala akan terlihat seperti lapisan putih di kulit kepala.
Penyebab pasti pertumbuhan berlebih jamur malassezia belumlah diketahui. Minyak berlebih di kulit kepala, perubahan hormon, stres, penyakit saraf seperti Parkinson, imunitas menurun, jarang keramas, dan juga sensitif terhadap jamur malassezia dapat menyebabkan timbulnya ketombe.
Ketombe dapat dialami oleh siapa pun. Tetapi ada beberapa faktor yang membuat seseorang dapat mengalami ketombe dibandingkan orang lainnya, yakni:
Usia
Ketombe umumnya mulai dialami oleh orang dewasa muda dan berlanjut sampai usia pertengahan. Namun tidak tertutup kemungkinan mereka yang lebih tua tidak berketombe karena bagi sebagian orang, ketombe dapat menjadi masalah yang membandel.
Pria
Pria lebih banyak berketombe. Para ahli berpikir ini ada hubungannya dengan hormon pria yang turut andil dalam timbulnya ketombe. Pria juga diketahui memiliki kelenjar produksi minyak yang lebih besar di kulit kepalanya yang dapat berperan dalam menimbulkan ketombe.
Kulit kepala dan rambut berminyak
Jamur malassezia hidup dengan mendapat makanan dari minyak di kulit kepala. Sehingga mereka yang memiliki kulit kepala dan rambut terlalu berminyak akan lebih cenderung berketombe.
Pola makan
Pola makan yang kurang asupan zat besi (zink) dan vitamin B dapat membuat Anda kemungkinan berketombe.
Penyakit tertentu
Memang masih belum jelas bahwa orang dewasa dengan penyakit neurologis seperti Parkinson lebih mungkin mengalami seborrheic dermatitis dan ketombe. Demikian juga dengan mereka yang mengalami stres dan masalah imunitas tubuh.
Atasi Ketombe
Bagi Anda yang berketombe, Anda masih dapat berlega hati karena ketombe hampir dapat selalu dikendalikan. Namun perawatan terhadap ketombe yang muncul memerlukan sedikit ketekunan dan kesabaran. Secara umum, ketombe ringan masih dapat diatasi dengan keramas teratur dengan menggunakan sampo yang lembut untuk mengurangi minyak dan tumbuhnya sel kulit baru.
Namun ketika sampo biasa gagal mengatasi masalah ketombe, Anda dapat mencoba sampo antiketombe yang banyak dijual bebas. Yang perlu diingat adalah bahwa tidak semua sampo antiketombe sama, boleh jadi Anda harus mencoba beberapa jenis sampo sampai menemukan yang cocok untuk mengatasi ketombe Anda.
Sampo antiketombe dapat dikelompokkan menurut kandungannya:
Sampo zinc pyrithione
Mengandung zinc pyrithione yang merupakan agen antibakteri dan antijamur. Dapat mengurangi jamur di kulit kepala yang menyebabkan ketombe dan seborrheic dermatitis.
Sampo berbahan dasat ter
Ter batubara yang merupakan hasil dari proses pabrikasi batubara dapat membantu mengatasi ketombe, seborrheic dermatitis, dan psoriasis dengan cara memperlambat kematian sel kulit dan pengelupasan kulit kepala.
Sampo yang mengandung asam salisilat
Sampo jenis ini membantu menghilangkan lapisan ketombe, namun dapat menyebabkan kulit kepala menjadi kering. Gunakan kondisioner setelah keramas untuk mengurangi rasa kering di kulit kepala.
Sampo selenium sulfida
Bekerja dengan memperlambat kematian sel kulit dan dapat mengurangi jamur malassezia. Sampo jenis ini dapat melunturkan rambut yang diwarnai, jadi pastikan untuk menggunakannya sesuai petunjuk dan bilas dengan baik setelah keramas.
Sampo ketoconazole
Ketoconazole merupakan agen antijamur berspektrum luas yang bisa jadi bekerja ketika sampo yang lain telah gagal.
Sedikit tips untuk menggunakan sampo antiketombe:
Gunakan salah satu sampo tersebut secara rutin setiap hari sampai ketombe dapat dikendalikan, kemudian menjadi 2-3 kali seminggu. Jika satu jenis sampo bekerja dalam satu waktu dan tampak mulai kehilangan efektivitasnya, cobalah untuk bergantian mencoba dua jenis sampo antiketombe. Pastikan untuk membiarkan sampo setidaknya 5 menit di kepala agar kandungan sampo dapat bekerja.
Jika selama beberapa minggu Anda telah mencoba sampo antiketombe namun ketombe masih saja membandel, Anda masih merasakan gatal di kulit kepala atau kulit kepala Anda menjadi merah dan bengkak, segera temui dokter ahli kulit. Dokter akan meresepkan sampo yang lebih kuat atau terapi dengan cairan steroid.
Berikut beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi resiko mengalami ketombe:
Kendalikan stres
Stres dapat mempengaruhi kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan dan dapat membuat Anda mudah terkena penyakit. Stres juga dapat memicu terjadinya ketombe atau memperburuk ketombe yang telah ada.
Keramas secara teratur
Jika kulit kepala Anda cenderung berminyak, keramas secara teratur setiap hari dapat membantu mencegah ketombe.
Kurangi produk perawatan rambut
Hair sprays, styling gels, mousses dan hair waxes dapat membuat kulit kepala Anda berminyak.
Makan sehat
Cukuplah mengkonsumsi zat besi (zink) dan vitamin B untuk membantu mencegah ketombe.
Sedikit sinar matahari
Sinar matahari baik untuk mengatasi ketombe. Tetapi ingatlah bahwa paparan ultraviolet dapat merusak kulit dan meningkatkan resiko kanker kulit sehingga sebaiknya jangan berjemur diri. Luangkan waktu sebentar untuk keluar. Jangan lupa gunakan tabir surya.
Analisa bahan sampo anti ketombe adalah semua bahan-bahan yang dipakai standard kosmetik dan aman. Untuk itu akan kami bahas masing-masing bahan dari segi fungsinya. Kami akan membatasi beberapa bahan saja, karena bahan yang lain sudah di bahas pada artikel sampo hotel.
1. Pearl concentrate berfungsi untuk menambah keindahan sampo ( sampo mutiara.
2. Zinc pyrithione berfungi untuk mencegah  dan menghilangkan ketombe atau menggunakan  ketoconazole, asam salisilat,  selenium sulfida dll.
Komposisi sampo anti ketombe
1. Sodium Chloride 40 gr
2. Ultra SLES
3. Foam Booter C-KD secukupnya
4. Lexaine-C secukupnya
5. Polyquat
6. Zinc Pyrithione
7. Trilon
8. Carboxylic Acid
9. Pearl concentrate
10. Lexgard 2,2 cc
11. Pewarna secukupnya
12. Parfum secukupnya
13. Aquadest
Peralatan yang dibutuhkan : wadah, pengaduk dan takaran.
Prosedur pembuatannya:
1. Sodium chloride 20 gr + Ultra SLESS aduk rata sampai putih
2. ( 1 ) + 3/4 dari aquadest sedikit demi sedikit aduk rata
3. ( 2 ) + Foam booster C-KD aduk rata
4. Lexaine C + Polyquat aduk rata di wadah lain
5. ( 3 ) + ( 4 ) aduk rata
6. ( 5 ) + Pearl concentrate aduk rata
7. ( 6 ) + Zinc pyrithione aduk rata
8. ( 7 ) + Lexgard P aduk rata
9. Carboxylic acid + Aquadest aduk rata
10. ( 6 ) + ( 7 ) aduk rata
11. Trilon + sisa aquadest aduk rata + sisa sodium chloride aduk rata
12. ( 8 ) + ( 9 ) sedikit demi sedikit aduk rata
13. ( 10 ) + Pewarna aduk rata
14. ( 13 ) + Parfum secukupnya aduk rata
15. Diamkan beberapa jam dan siap dikemas
Sebagian sumber di ambil dari Agoes Ramdhanie

Cara membuat sabun cair

Setiap hari kita mandi, dan tentu dalam mandi tersebut kita menggunakan sabun, baik sabun berbentuk padat ataupun cair.
Tentu kita juga ingin tau, bagaimana cara membuat sabun mandi tersebut.

Nah kali ini Kerajinan Home Industry menyajikan cara membuat sabun mandi berbentuk padat atau batangan.
Ok Kita mulai, pertama kita kumpulkan Bahan-Bahan yang dibutuhkan :
  1. Minyak atau Lemak – Hampir semua minyak / lemak alami bisa dibuat menjadi sabun. Cari yang mudah saja seperti: Minyak Kelapa, Minyak Sawit, Minyak Zaitun, Minyak Jagung, Minyak Kedelai…
  2. NaOH / KOH – Untuk mengubah minyak / lemak menjadi sabun. Bisa beli di toko bahan kimia, ambil yang teknis saja.
  3. Air – Sebagai katalis/pelarut. Pilih air sulingan atau air minum kemasan. Air dari pam tidak bagus, banyak mengandung mineral.
  4. Essential dan Fragrance Oils – Sebagai pengharum. Beli di toko bahan kimia atau lainnya.
  5. Pewarna – Untuk mewarnai sabun. Bisa juga memakai pewarna makanan.
  6. Zat Aditif – Rempah, herbal, talk, tepung kanji/maizena dapat ditambahkan pada saat “trace”.
Setelah bahan-bahan kita lengkap langkah selanjutnya kita menyiapkan alat-alat yang dibutuhkan :
  1. Sebuah masker sederhana - Dipakai selama pembuatan larutan NaOH / KOH saja.
  2. Kacamata - Dipakai selama pembuatan larutan NaOH / KOH saja.
  3. Sepasang sarung tangan karet - Dipakai selama pembuatan sabun.
  4. Botol plastik - Untuk wadah air.
  5. Timbangan dapur (dengan skala terkecil 1 atau 5 gram).
  6. Kantong plastik kecil - Untuk menimbang NaOH/KOH.
  7. Sendok stainless steel atau plastik-polipropilen - Untuk menuangkan NaOH / KOH dan mengaduknya.
  8. Wadah dari gelas atau plastik-polipropilene - Untuk tempat larutan NaOH/KOH dengan air.
  9. Wadah dari plastik - Untuk menimbang serta tempat air dan minyak.
  10. Kain - Untuk menutup cetakan setelah diisi sabun.
  11. Plastik tipis - Untuk melapisi cetakan.
  12. Cetakan - untuk mencetak sabun cetakan sesuai selera anda.
  13. Blender dengan tutupnya.
  14. Kain - Untuk menutup blender.
Ok setelah semua bahan-bahan dan peralatan sudah lengkap berikut ini Cara pembuatan :
Berikut adalah resep sederhana untuk membuat sabun natural:
Bahan:
Resep#1 - sabun padat
  • 235 g Minyak Zaitun
  • 150 g Minyak Kelapa
  • 100 g Minyak Sawit
  • 74 g NaOH – Natrium hidroksida + 210 g Air
  • 10 cc fragrance + pewarna
(Proses Pada Suhu ruangan)

 
Resep#2 - sabun padat
  • 250 g Minyak Sawit
  • 140 g Minyak Kelapa
  • 100 g Minyak Jagung
  • 75.5 g NaOH – Natrium hidroksida + 210 g Air
  • 10 cc fragrance + pewarna
(Proses Pada Suhu ruangan)
  1. Timbang air dan NaOH / KOH, sesuai dengan Resep. Larutkan NaOH / KOH ke dalam air sejuk / dingin (Jangan menggunakan wadah aluminium. Gunakan stainless steel, gelas pyrex atau plastik-poliproplen). Jangan menuangkan air ke NaOH / KOH. Tuangkan NaOH / KOH ke dalam air sedikit demi sedikit. Aduk higga larut. Pertama-tama larutan akan panas dan berwarna keputihan. Setelah larut semuanya, simpan di tempat aman untuk didinginkan sampai suhu ruangan. Akan didapatkan larutan yang jernih.
  2. Timbang minyak (Minyak Kelapa, Minyak Sawit, Minyak Zaitun, Minyak Jagung, Minyak Kedelai...) sesuai dengan Resep.
  3. Tuangkan minyak yang sudah ditimbang ke dalam blender.
  4. Hati-hati dalam menuangkan larutan NaOH / KOH ke dalam minyak.
  5. Pasang cover blender, taruh kain di atas cover tadi untuk menghindari cipratan dan proses pada putaran terendah. Hindari jangan sampai menciprat ke muka atau badan anda. Hentikan blender dan periksa sabun untuk melihat tahap “trace”. “Trace” adalah kondisi dimana sabun sudah terbentuk dan merupakan akhir dari proses pengadukan. Tandanya adalah ketika campuran sabun mulai mengental. Apabila disentuh dengan sendok, maka beberapa detik bekas sendok tadi masih membekas, itulah mengapa dinamakan “trace”.
  6. Pada saat “trace” tadi anda bisa menambahkan pengharum, pewarna atau aditif. Aduk beberapa detik kemudian hentikan putaran blender.
  7. Tuang hasil sabun ini ke dalam cetakan. Tutup dengan kain untuk insulasi. Simpan sabun dalam cetakan tadi selama satu hingga dua hari. Kemudian keluarkan dari cetakan, potong sesuai selera. Simpan sekurang-kurangnya 3 minggu sebelum dipakai.
* penjelasan cara kerja nomor 1 untuk keselamatan.
Natrium Hydroxide (NaOH) / Sodium Hydroxide / lye / caustic soda / soda api merupakan bahan utama selain minyak dalam pembuatan sabun. Melalui reaksi kimia, NaOH mengubah minyak atau lemak menjadi sabun. Selain itu NaOH juga diperlukan untuk membuat sampo dan body lotion.
Dalam membuat larutan alkali (air + NaOH) ini, ada beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain :
  1. Gunakan baju lengan panjang, kaca mata pelindung, masker dan sarung tangan karet. Prinsip kehati – hatian sangat diperlukan karena cairan ini bisa mengakibatkan kebutaan apabila terkena mata, atau mengakibatkan rasa terbakar apabila mengenai kulit. Sediakan pula cairan cuka, hal ini untuk mengantisipasi apabila kulit terkena cairan alkali.
  2. Lakukan di ruangan terbuka, misalnya di taman atau di tempat yang mempunyai udara bebas. Jangan menghirup udara yang keluar dari larutan ini.
  3. Selalu memasukkan NaOH ke dalam air (dengan pelan) dan bukan sebaliknya. Jika Anda melakukan sebaliknya, akan mengakibatkan letupan yang sangat berbahaya bagi kulit dan mata.
  4. Jauhkan dari jangkauan anak – anak / tidak melibatkan anak – anak sama sekali.